HEPATITIS

Umumnya, masyarakat sering menganggap bahwa sakit kuning adalah sakit hepatitis karena timbulnya warna kuning pada kulit, kuku, dan bagian putih bola mata. Kondisi ini hanyalah salah satu dari gejala hepatitis. Istilah Hepatitis itu sendiri dalam bahasa latin adalah peradangan hati. Peradangan ini dapat menyebabkan kerusakan sel-sel, jaringan, bahkan semua bagian organ hati. Hepatitis dapat terjadi karena penyakit yang memang menyerang hati sel-sel hati atau penyakit lain yang menyebabkan komplikasi pada hati. 


1. Berawal dari Hati 

Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh dengan berat rata-rata 1.500 gr atau sekitar 2,5% dari berat badan orang dewasa normal. Hati terletak pada rongga perut bagian atas. Fungsi utama hati yaitu dalam proses metabolisme (mengubah struktur suatu zat menjadi yang zat yang lain namun tetap mempertahankan sifat zat tersebut) berbagai zat seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, sintesis (penyusunan/pembuatan) zat-zat tersebut dan penetralan zat kimia. 


2. Hepatitis Akut Dan Kronis

  1. Hepatitis Akut, timbul dengan cepat , tajam, dan menyakitkan. Gejala hepatitis akut lebih menyakitkan, tetapi hanya bertahan selama beberapa bulan. 
  2. Hepatitis kronis, gejala tidak terlalu parah namun terus dirasakan penderitanya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Gejalanya bisa ringan, tetapi infeksi terus-menerus dan terjadi penghancuran jaringan sehingga menyebabkan kerusakan hati yang mengarah ke sirosis, gagal hati, atau kanker hati. 


3. Penyebab Hepatitis

  1. Infeksi Virus, Yakni virus hepatitis A, B, C, D, E, F, dan G. Diantara ketujuh jenis hepatitis A, B, C yang sering terjadi. Virus tersebar melalui kotoran/tinja penderita, makanan yang tidak dimasak dengan benar, meminum air yang tercemar, kontak darah atau cairan tubuh dan pecandu obat dan minuman.

   2. Penyebab lainnya seperti Obesitas dan Diabetes

   3. Alkohol atau obat obatan lainnya


Gejala Klinis :

  1. Pada fase awal gejalanya belum spesifik. Keluhan yang dirasakan yaitu mual, muntah, tidak nafsu makan.
  2. Hepatitis B kronis memberikan gejala yang lebih serius, seperti mudah lelah, mual, muntah dan asites (perut buncit).
  3. Hepatitis C memiliki gejala seperti lemas, mual, muntah, hilang nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna putih, dan kulit, kuku, serta bola mata bagian putih berwarna kuning.


Pencegahan Hepatitis

  1. Imunisasi
  2. Tidak menggunakan barang orang lain
  3. Jangan menjadi donor darah
  4. Bersihkan ceceran darah
  5. Hindari kontak langsung dengan darah penderita.
  6. Lakukan hubungan seks yang aman
  7. Olah makanan dengan benar
  8. Hindari alcohol dan Obat-obatan


Terapi Diit

Menu makanan bagi penderita hepatitis tidak boleh terlalu berlemak agar tidak membebani fungsi hati

  1. Diit harus tinggi kalori (tinggi karbohidrat) 
  2. Pilih makanan rendah lemak dan sedang 
  3. Konsumsi protein sesuai keadaan 
  4. Hindari makanan yang mengandung gas 
  5. Hindari alkohol 
  6. Cukup mineral 
  7. Konsumsi makanan rendah garam 
  8. Cairan dibatasi bila ada asites (pengumpulan cairan dalam rongga perut) hebat